Memilih Padanan Warna Kebaya
Untuk
kebaya pesta misalnya yang terdiri atas 3 bagian, yaitu : kebaya
brokat, bustier dan rok/celana panjang. Sebagai tamu kita dapat memilih
warna dan motif brokat yang tidak terlalu sederhana, namun juga tidak
terlalu glamour, sedikit warna emas di pinggirannya atau warna polos
dengan motif timbul yang dipayet sesuai gaun dan selera qta bisa menjadi
alternatif pilihan.
Bagian dalam yang berupa bustier dapat berwarna senada atau lebih terang
dari bahan brokat kebaya. Tergantung desainnya. Biasanya pemilihan
warna ini juga disesuaikan dengan ukuran dan bentuk tubuh qta. Bila qta
memiliki ukuran tubuh XL atau XXL, maka disarankan untuk memakai bahan
berwarna lebih tua sebagai warna pada bustier dan rok/celana panjangnya.
Sedangkan warna brokat bisa lebih cerah.
Secara umum selalu disarankan agar kulit yang berwarna gelap/coklat sawo
matang mengenakan gaun dengan warna-warna netral atau soft. Namun jika
memiliki kepercayaan diri tinggi, tidak ada salahnya memakai warna-warna
terang yang kuat asalkan dikombinasi dengan tepat dan sesuai. Malahan
warna-warna terang dan kuat akan tampak lebih manis pada kulit yang
gelap/cokelat.
Kulit berwarna kuning langsat, madu dan putih memang lebih leluasa
memilih padanan warna. Namun tetap ada beberapa hal yang mesti
dihindari, contohnya kombinasi warna yang terlalu berbenturan sehingga
kesannya tabrak warna, lebih baik dihindari untuk jenis gaun pesta/
kebaya modern. Kecuali ingin menimbulkan kesan gypsi.
Selain hal-hal yang sudah dibahas di atas secara singkat, kondisi lain
yang kadang terlupakan adalah kehamilan. Untuk gaun pesta bagi ibu muda
yang sedang mengandung / hamil padanannya berbeda. Juga bahan dan
desainnya harus disesuaikan. Warna gaun pesta yang dipilih jika usia
kehamilan sudah memasuki 5 bulan biasanya adalah warna-warna yang lebih
gelap/tua. Contohnya warna cokelat kopi, merah marun, merah keunguan
atau hijau lumut dengan desain gaun yang serasi akan menampilkan kesan
anggun.
Iklan Kebaya Modern
Every year at Kartini’s day, Indonesian women, especially women who work (or study) at education and government institutions celebrate Kartini’s day by wearing the national dress called Kebaya. Kebaya is thin blouse that wear paired with a sarong or batik cloth. But Kebaya not just ordinary blouse. It is a blouse that became the pride of Indonesia and also Malaysia because of its beauty and its originality in design.
0 komentar:
Posting Komentar